BAUBAU, TELISIK.ID - Kapal-kapal berjaring pukat masuk ke dalam zona tangkap area yang idealnya diperuntukkan bagi nelayan tradisional, menjadi fokus utama dalam sesi Jumat curhat di Sekretariat Kelompok Kerja di Kelurahan Wameo, Kota Baubau, Jumat (13/10/2023).

Salah seorang nelayan, Amaludin menekankan bagaimana kapal-kapal berjaring pukat kerap memasuki zona tangkap yang seharusnya eksklusif bagi nelayan tradisional.

"Zona tangkap seharusnya berjarak 12 mil laut dari bibir pantai," ucapnya.

Baca Juga: 45 Kali Mencuri, Pelaku Curanmor di Kendari Diringkus di Baubau

Ditambah lagi, dia menyuarakan kesulitan para nelayan dalam mendapatkan bahan bakar di SPBN karena proses administrasi yang rumit.