KENDARI, TELISIK.ID - Antisipasi perubahan iklim dengan beberapa dampak, seperti meningkatnya suhu muka laut hingga frekuensi badai tropis akan mempengaruhi kondisi cuaca di laut.
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Kendari, memberikan sekolah lapang cuaca nelayan (SLCN), agar dapat memberikan pemahaman mengenai informasi cuaca maritim kepada nelayan dan instansi terkait untuk mendukung aktivitas melaut.
Mengurangi risiko kecelakaan dan meningkatkan produktivitas tangkapan, serta mengubah paradigma mencari ikan menjadi menangkap ikan.
Kepala Pusat Metereologi Maritim BMKG, Eko Prasetyo menyebut, kegiatan itu selain dapat memberikan pemahaman juga memperkecil potensi terhadap kecelakaan di laut yang disebabkan oleh gangguan cuaca, dapat diketahui dan dimitigasi sejak dini pada nelayan.
Baca Juga: Cuaca Ekstrem Ganggu Produksi Padi Petani Amohalo Kota Kendari
