Peserta diberikan simulasi tentang cara mengakses informasi cuaca, termasuk tinggi gelombang dan parameter lainnya, untuk memastikan keselamatan saat melaut.

Deputi Meteorologi BMKG, Eko Prasetyo, menekankan pentingnya adaptasi nelayan terhadap kemajuan teknologi.

“BMKG menghadirkan INA-WIS agar nelayan dapat dengan mudah mendapatkan informasi cuaca, yang dulunya hanya mengandalkan pengamatan bintang dan pasang surut air laut,” ujar Deputi Meteorologi BMKG, Eko Prasetyo.

Baca Juga: ASN Kota Kendari Terbukti Terlibat dalam Kampanye Paslon, Dilaporkan ke BKN

Teknologi informasi ini memungkinkan nelayan untuk melihat prediksi tinggi gelombang dan arus laut hingga sepuluh hari ke depan. Selain itu, nelayan juga dapat memperkirakan jumlah ikan di suatu wilayah, sehingga dapat merencanakan perjalanan melaut dengan lebih aman.