Kini, kapten kapal, Junaedi, warga Kota Pare-Pare, Sulawesi Selatan (Sulsel) bersama para anak buah kapal (ABK), sudah diamankan di Polairud Polda Sultra untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut.
Baca Juga: Pemkab Buton Tengah Buka Layanan Vaksinasi Bagi Peserta Tes PPPK
Baca Juga: Soal Air Bersih, Dinas PMD Dianggap Tidak Tegas
"Tongkang dan perahu juga sudah diamankan ke Polairud," terangnya.
Kecelakaan laut itu bermula saat kapal tongkang TB Syukur 23 berlayar dari Kolonodale menuju Naraya Kabaena, Kabupaten Bombana melintas di Pulau Tobea Besar dihantam angin kencang disertai ombak.
