MUNA, TELISIK.ID - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Muna tak mau kecolongan di masa tenang. Selain melaksanakan pengawasan terhadap pendistribusian logistik dan pembagian surat panggilan pemilih formulir model C, Bawaslu juga terus melakukan pemantauan terhadap netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) dan serangan fajar.

Kordiv Penindakan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Muna, Mustar menerangkan, netralitas ASN dan politik uang kerap terjadi menjalang pemungutan suara. Bahkan, saat Pemilu 2019 lalu, menjadi pelanggaran terbanyak.

Untuk mencegah itu, pihaknya telah memerintahkan Panwascam, panwas kelurahan/desa dan pengawas TPS untuk selalu melakukan patroli dan tetap stand by di sekretariat 1x24 jam.

"Kita sudah perintahkan semua anggota pengawas untuk kurangi tidur. Tetap lakukan patroli," kata Mustar, Minggu (11/2/2024).

Baca Juga: 1.030 Petugas PTSP Dilantik, Pemkot Kendari Tekankan Netralitas dan Integritas