Hal ini kata dia, terjadi pada subsektor tanaman pangan dan peternakan, di daerah perdesaan terjadi deflasi khususnya pada kelompok komoditas makanan, minuman dan tembakau.

Sementara itu Direktur Utama Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho mengatakan bahwa pihaknya telah meluncurkan aplikasi B Pung Petani untuk memudahkan produktivitas petani di NTT.

Baca Juga: 7 Manfaat Miliki NIB untuk UMKM, Daftar Segera

Dikatakannya, Bank NTT sebagai support sistem pemerintah, bekerja sama dengan Dinas Pertanian dan Perdagangan, meluncurkan aplikasi menjadi solusi digitalisasi rantai supply dan rantai demand, pemerintah dan daerah.

Menurutnya, digitalisasi supply chain (rantai pasokan) dibutuhkan untuk menggali potensi produk pangan daerah, produksi pangan sesuai dengan permintaan pasar kepada kelompok tani, masa panen yang terjadwal, dan distribusi pangan yang tepat sasaran. (B)