KENDARI, TELISIK.ID - Kasus pencurian obat-obatan di RSUD Bahteramas Sulawesi Tenggara (Sultra), memunculkan kekhawatiran serius dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Sultra, Kamis (10/4/2025).
Pasalnya, sejumlah obat yang hilang, seperti fentanil, berpotensi dimodifikasi secara kimia menjadi narkoba yang jauh lebih kuat dari morfin.
Kepala BNN Sultra, Brigjen Pol Christ Reinhard Pusung menyatakan, pihaknya sangat menyoroti kejadian ini dan berharap aparat penegak hukum segera bertindak sebelum barang-barang tersebut jatuh ke tangan yang salah.
“Dan harapan kami barang-barang ini jangan sampai nyampe ke tangan-tangan orang yang tidak tahu menjawab. Karena fentanil ini bisa menjadi prekursor untuk narkoba. Dan hasilnya itu melalui modifikasi kimia, dia bisa menjadi narkoba yang lebih kuat dari morfin,” ujarnya.
Baca Juga: Daftar OPD Pemprov Sultra Diisi 11 Plt Kepala Dinas
