Abdul Salam juga mengungkapkan, saat meninjau lokasi kebakaran bersama tim. Ternyata ada seseorang mengaku sebagai ketua kelompok warga yang menggarap hutan lindung Nanga-Nanga.
"Ada satu yang mengaku bahwa ketua kelompok yang buka lahan itu, makanya tadi disampaikan tidak boleh lagi melakukan seperti ini," ujar Abdul Salam.
Baca Juga: Bocah 9 Tahun di Muna Barat Diduga Jadi Korban Pencabulan Sang Paman
Sementara dari informasi yang dihimpun Telisik.id dari warga sekitar, pelaku pembakaran diduga dilakukan seorang oknum RT yang berbeda di sekitar hutan Nanga-Nanga.
Warga sekitar lokasi bernama Asdar (29) mengatakan, pembakaran hutan yang menghabiskan sekitar 1-2 hektare itu diduga dilakukan oknum RT yang meresahkan warga sekitar.
