Teten Masduki menjelaskan bahwa daun kelor merupakan produk yang memiliki manfaat tinggi atau dijuluki super food. Produk olahan daun kelor diproduksi dalam skala besar dan telah diperkenalkan di KTT G20.

Dikutip dari Bisnis.com, produk olahan ini berupa teh kelor. Teh Kelor Kingdom digagas oleh Nasrin berasal dari Desa Malaju, Kecamatan Kilo Dompu yang melihat potensi kelor yang tumbuh subur di desanya.

Baca Juga: Pemprov DKI Apresiasi 2 Koleksi Unggulan Museum Seni Rupa dan Keramik Ditetapkan Benda Cagar Budaya

Dia kemudian terinspirasi untuk mengolah daun kelor tersebut seperti teh sehingga dikenal sebagai Teh Kelor Moringa Kingdom. Sambutan pasar terhadap produk tersebut sangat positif sehingga permintaan terus meningkat.

Distribusi pasar Teh Kelor Moringa menyebar di Provinsi NTB bahkan sampai ke Brunei Darussalam, Malaysia dan Taiwan, walaupun masih melalui distributor di Jakarta. (C)