Baca Juga: Pemkab Muna Barat Bakal Gelar Pasar Murah, Bulog Raha Siapkan 60 Ton Beras
Terpisah, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bombana, Muhammad Siarah mengatakan, inovasi satu hektare satu OPD ini dinilai tepat dilakukan dalam rangka menjaga stok bahan kebutuhan pokok di daerah dari kelangkaan dan kenaikan harga.
"Program kegiatan pertanian yang akan dilakukan oleh semua OPD sangat tepat untuk menjaga ketersediaan stok bahan kebutuhan pokok agar ketika terjadi kenaikan harga secara nasional, tidak terdampak di daerah. ini sudah terbukti melihat adanya kelompok tani yang berhasil, ada kampung cabai, kampung bawang, yang sudah mendapatkan keuntungan tambahan dari hasil penjualan," jelasnya.
Baca Juga: Surat Kemendagri Minta Pelantikan 4 Cakades Terpilih di Muna Belum Final
Muhammad Siarah mengakui, beberapa tahun ini terjadi gejolak ekonomi yang sangat dirasakan oleh masyarakat sejak pandemi COVID-19, kenaikan harga BBM dan situasi cuaca ekstrem.
