Dalam operasi tersebut polisi mengamankan tiga orang pelaku yang membawa sajam berupa badik dan busur, yang berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat.
Ketiga pelaku langsung dibawa ke Mapolda Sultra untuk pemeriksaan lebih lanjut, guna mengungkap motif dan tujuan mereka membawa senjata tersebut.
Ahmad Mega menjelaskan bahwa operasi ini merupakan bagian dari upaya polisi untuk memastikan keamanan wilayah Kendari tetap terjaga.
“Kami berkomitmen untuk terus menjaga situasi yang kondusif, terutama di lokasi-lokasi yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan,” ujarnya dalam keterangan tertulis.
Baca Juga: Mantan Kapolsek Baito Akui Terima Rp 2 Juta dari Guru Supriyani, Kuasa Hukum Siapkan Laporan Pidana
