Kanselir Jerman Friedrich Merz, yang berbicara bersama Zelensky di Berlin, mengungkapkan bahwa Eropa berharap Trump berhasil di Alaska, namun kepentingan Ukraina dan keamanan regional harus tetap dijaga.
"Jika tidak ada pergerakan di pihak Rusia di Alaska, maka AS dan Eropa harus meningkatkan tekanan," ujarnya, menekankan pentingnya gencatan senjata selama 30 hari sebelum pembicaraan substantif dimulai.
Prancis, Inggris, dan Jerman selaku ketua bersama koalisi negara-negara pendukung Ukraina kembali menegaskan bahwa perbatasan internasional tidak boleh diubah dengan kekerasan.
Mereka mendorong adanya jaminan keamanan yang kuat bagi Ukraina dan memperingatkan tentang kemungkinan penambahan sanksi ekonomi jika Rusia menolak gencatan senjata.
Baca Juga: Dua Ulama Garis Keras Iran Bayar Rp 18,5 Miliar untuk Kepala Trump dan Netanyahu
