Eksperimen itu dibuat sedemikian rupa hingga partisipan lupa waktu karena aktivitasnya menyita perhatian, misalnya puzzle.
Dari hasil penelitian, jelas terlihat ada sebagian orang yang lebih baik dalam mengatur waktu. Ini serupa saat Anda tenggelam dalam aktivitas seperti melihat-lihat linimasa Instagram atau membaca berita.
Anda mungkin masih bersantai-santai selama lima menit sebelum berangkat kerja. Tapi ada kalanya tanpa terasa lima menit molor jadi 20 menit.
Profesor ilmu psikologis dan otak Dr Susan Krauss Whitbourne dari Massachusetts Amherst mengatakan orang yang pandai mengerjakan tugas TBPM bisa mengatur waktu lebih baik.
Ia menulis dalam Psychology Today betapa pentingnya bisa memperkirakan waktu untuk mengerjakan sesuatu. Misalnya, Anda bisa memakai Google Maps untuk memperkirakan berapa lama waktu untuk tiba di suatu tempat.
