Menyikapi adaptasi kebiasaan baru, KWI masih mempersiapkan secara teliti dan ketat dalam penyelenggaraan ibadah di gereja. Pihaknya sedang mempersiapkan segara sesuatunya.

Sedangkan perwakilan dari Walubi, Sannano menyampaikan bahwa pihaknya masih belum melakukan kegiatan apa pun sampai saat ini. Kebaktian dilaksanakan secara daring.

Kebijakan serupa juga diterapkan oleh Majelis Tinggi Agama Konghucu Indonesia, Persatuan Umat Budha Indonesia dan organisasi keagamaan lainnya.

Baca juga: Pendaftaran Cakada Dimulai Awal September, ini Syaratnya

Sementara itu, Perwakilan Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Wisnu BT mengatakan tingkat disiplin masyarakat perlu mendapat perhatian. Perlu sosialialisasi menggunakan bahasa yang sederhana dan yang menyampaikan tidak hanya dari tokoh agama tapi semua pihak terlibat.