Baca Juga: Warga Boleh Bor Minyak Sendiri, Begini Aturan Main dari Bahlil
Rencana pelaksanaan pertemuan kedua Dewan Koordinasi itu akan digelar di Indonesia pada waktu yang akan ditentukan melalui komunikasi diplomatik.
Platform kelembagaan ini ditujukan untuk mempercepat kemitraan di sektor-sektor prioritas seperti energi, pertahanan, dan ekonomi hijau.
Salah satu hasil utama dari pertemuan tersebut adalah penandatanganan kesepakatan investasi dengan total nilai sekitar US$27 miliar atau setara Rp 440 triliun.
“Penandatanganan dilakukan antara pelaku usaha Indonesia dan Arab Saudi di sektor energi bersih, petrokimia, dan layanan bahan bakar penerbangan,” tulis Saudi Press Agency.
