BUTON, TELISIK.ID – Potret buram dunia pendidikan kembali terlihat di Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara. Siswa-siswi di SD Negeri 73 Buton, Desa Siomanuru, terpaksa menjalani kegiatan belajar-mengajar dengan kondisi papan tulis yang rusak parah selama kurang lebih satu tahun terakhir.
Kondisi ini terungkap setelah keluhan dari orang tua siswa sampai ke media. Dari pantauan di lokasi, hampir semua papan tulis di enam kelas sekolah tersebut mengalami kerusakan, dengan kondisi bolong dan retak. Tiga kelas di antaranya, yaitu kelas 2, 3, dan 5, mengalami kerusakan terparah.
Kepala SD Negeri 73 Buton, I Bagus Nyoman Suratma, mengakui kerusakan tersebut. Menurutnya, insiden ini terjadi pada tahun 2024, saat pembangunan gedung baru atau rehabilitasi di sekolah itu berlangsung.
Baca Juga: Serapan Anggaran 2025 Diklaim Tak Maksimal, DPRD Buton Panggil OPD dengan Kinerja Loyo
“Waktu itu, gedung tidak ada pintu dan jendela, jadi orang luar bisa masuk akhirnya rusak,” kata I Bagus, Jumat (22/8/2025).
