Bahkan untuk masalah jaringan, Qris sudah didukung oleh 80 penyedia jasa pembayaran. Pihak bank juga sudah lakukan penguatan sinyal di berbagai tempat, terutama di pasar-pasar.
"Tentu jika menggunakan pembayaran digital Qris, para penjual tidak perlu lagi membawa uang kes, cukup menggunakan saldo mereka sudah bisa membeli kebutuhan," jelasnya.
Baca Juga: Terapkan Digitalisasi, Pemkot Kendari Bisa Hemat Anggaran Hingga Rp 17 Miliar
Kadis Pertanian Kota Kendari, Sahuriyanto mengatakan untuk pasar tani ini, berasal dari hasil-hasil pertanian dari petani Kota Kendari yang dikumpulkan menjadi satu, oleh tim dari bidang perkebunan dan hortikultura yang bertugas membina para petani untuk bisa menjalankan hasil pertaniannya di pasar tani yang terletak di halaman Kantor Dinas Pertanian Kota Kendari.
"Setiap diadakan pasar tani yaitu Selasa dan Jumat, para petani akan dihubungi untuk membawa hasil pertanian mereka, untuk dijualkan di pasar tani," ujarnya. (A)
