KENDARI, TELISIK.ID - Wabah COVID-19 yang sudah berlangsung sebulan lebih di Indonesia, bukan saja menyebabkan ketakutan terhadap virus mematikan itu. Tetapi juga kepiluan mendalam bagi sebagian orang yang kehilangan pekerjaan dan bahkan kehilangan penghasilan.
Seperti yang dialami para pedagang baju bekas di Jalan Lawata Kecamatan Mandonga. Selama wabah COVID-19 merebak, tak ada lagi pembeli, bahkan terancam bangkrut.
"Ini baru buka lagi hari ini, sebelumnya kita tutup karena ada instruksi Wali Kota Kendari. Pembeli bahkan nggak ada biar satu, mau gimana lagi kita juga butuh makan. Kita tetap buka saja. Dan tidak bisa pesan barang lagi karena tak ada pemasukan," keluh Awal (45) salah satu pedagang baju di Lawata, Selasa (14/4/2020).
Baca juga: Budianti Kadidaa Resmi Jadi Pj Sekda Butur
Ia mengaku, dalam sebulan ini saja modal yang dikeluarkan belum kembali akibat sepi pembeli. Padahal di hari-hari biasa, pemburu pakaian bekas di Jalan Lawata sudah memiliki pelanggan tersendiri.
