RDP itu digelar berkaitan aksi unjuk rasa ratusan massa, Selasa (17/5/2022) kemarin, yang menolak pembangunan pasar modern tersebut.
Baca Juga: Melalui Imigrasi, Polisi Cekal Tersangka Pengiriman 8 Kontainer Migor Ilegal ke Timor Leste
Juru bicara perwakilan pedagang, Yitno menuturkan, salah satu dari dasar penolakan para pedagang di antaranya, karena ketakutan jika pasar modern yang telah dibangun lods akan diisi oleh pedagang baru. Mengingat para pedagang telah mengeluarkan biaya untuk membangun lods di pasar itu.
Namun ungkap Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Sahlul meyakinkan pedagang jika pembangunan pasar modern tidak dilakukan penggusuran pada lods yang sebelumnya telah dibangun.
“Komitmen pemerintah. Yang digusur bangunan Pemda yang sudah tidak layak dan berfungsi bukan bangunan masyarakat," jelasnya.
