Ibu rumah tangga ini mengaku selalu berjualan diseputaran Tugu Tanjung Morawa selama bulan suci ramadan. Omset jualannya juga naik - turun.
“Setiap puasa saya selalu jualan di sini, alhamdullilah laris. Namanya jualan kan ada pasang surutnya. Untuk harga es per porsinya hanya Rp 5 ribu," tuturnya.
Baca Juga: Es Dawet Khas Mandalika Hadir di Kota Kendari
Penjual siomay dan batagor juga tidak mau ketinggalan, dagangan Pak Budi ini selalu dikunjungi oleh pembeli.
"Memang kalau bulan suci ramadan Alhamdulillah selalu ramai pembeli. Apabila jika cuaca sedang baik, kalau cuaca hujan, pasti akan sepi karena masyarakat atau pembeli tidak mau keluar rumah," ungkapnya.
