Di sisi lain, pembeli bernama Ahmad Rasyid mengatakan, berburu takjil sudah menjadi kebiasaan masyarakat saat Ramadan. Selain praktis, harga jajanan di lokasi tersebut juga relatif terjangkau.
Baca Juga: Pemkot Kendari Uji Sistem Jemput Sampah dari Rumah, Kadia Jadi Pilot Project
“Beli takjil di sini simpel dan harganya juga murah,” katanya.
Aktivitas penjualan takjil di kawasan Bundaran Mandonga biasanya mulai ramai sejak pukul 16.00 Wita. Para pedagang dan pembeli silih berganti memadati sisi jalan hingga menjelang waktu berbuka puasa.
Meski penjualan takjil tahun ini disebut menurun, kehadiran pasar takjil tetap menjadi bagian dari tradisi Ramadan yang menambah semarak suasana sore di Kota Kendari. (A)
