Baca juga: Ratusan Pasutri di Kendari Belum Sah Secara Administrasi Negara
Dokter Ridwan menjelaskan, jika temuan kasus tersebut bermula saat di Dinkes Sultra melakukan Rapid Test massal di Kantor Inspektorat.
"Salah satu pegawai Inspektorat reaktif saat di rapid, lalu dilanjutkan swab dan hasilnya positif," terangnya.
Untuk itu Dokter Ridwan menjelaskan, selain menutup sementara kantor Inspektorat, juga dilakukan penyemprotan disinfektan di semua ruangan kantor.
"Kami juga merapid ulang semua pegawainya dan hasilnya semua non reaktif," tutupnya.
