Rupanya, tujuan mereka masuk ke kos atau tempat tinggal yang berada di jalan HM Joni. Yaitu kamar kos rekan HB berinisial AR.
"Anak saya dipaksa masuk oleh HB, lalu rekan-rekan HB keluar dari kamar kos itu. Di kamar kos itu, tangan Bunga dipegang, mulutnya dibekap, Bunga pun berusaha melawan dengan sekuat tenaga, namun Si HB ini berhasil mencabuli anakku di situ," ucapnya.
Baca Juga: Jelang Lebaran, Polisi Tangkap 4 Pasangan Mesum di 2 Hotel di Medan
Pengakuan Bunga, dia tidak memiliki hubungan apapun dengan HB. Hanya sebatas pertemanan saja. Ke esokan harinya, terungkap karena celana dalam Bunga berdarah.
"Kejadiannya Tanggal 12 April 2022, pas besoknya saat mamak aku (Nenek korban) mau nyuci pakaian, dilihat mamak akulah celana dalam Si Bunga ini dalam kondisi berdarah, barulah besoknya aku dikasih kabar sama Nenek," ungkapnya.
