"Bukan cuma macet alirannya, tapi juga kualitas airnya yang kotor dan berlumpur," tambah Ardin.
Baca Juga: Pemprov Sultra Raih Penghargaan Kategori Daerah Setoran Pajak Terbesar
Senada, Rezki Ekaswati pun mengungkapkan keluhannya. Rezki mengaku dirinya harus membeli air tandon untuk mencukupi kebutuhan airnya. Rezki harus mengeluarkan bajet Rp 50.000 untuk membeli 1 tandon air berukuran 1200 liter.
"Ya mau diapa, terpaksa kita beli air tandon," ungkapnya.
Kondisi pelayanan air bersih PDAM yang buruk ternyata membawa untung bagi sejumlah pengusaha air bersih, salah satunya Ridwan.
