KENDARI, TELISIK.ID - Peluang kerja di luar negeri kini semakin terbuka bagi warga Sulawesi Tenggara (Sultra), berkat program penempatan resmi yang difasilitasi oleh BP2MI (Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia).

Kepala BP2MI Sultra, La Ode Askar, mengungkapkan bahwa hingga tahun 2024, sebanyak 45 warga dari berbagai kabupaten di Sultra telah diberangkatkan melalui program penempatan resmi, dengan target penempatan mencapai 60 orang.

“Sebanyak 16 orang berpartisipasi dalam program mandiri perseorangan, 21 orang dalam program SSW, dan 8 orang dalam program P2P. Selain itu, untuk program G2G, satu warga Sulawesi Tenggara telah berhasil lolos verifikasi berkas di BP2MI pusat,” ujarnya, Selasa (22/10/2024).

Baca Juga: Dishut Sultra Dapat Penghargaan BPS karena Data Sensus Pertanian

BP2MI menerapkan mekanisme terstruktur untuk penempatan pekerja migran, guna memastikan keberangkatan yang aman dan sesuai prosedur.