Upaya penurunan stunting tidak hanya menjadi tanggung jawab Dinas Kesehatan, tetapi juga memerlukan dukungan dari seluruh perangkat daerah maupun pemangku kepentingan.
"Masalah stunting bukan sekadar persoalan gizi, tetapi juga berkaitan dengan sanitasi, pendidikan, pola asuh, hingga kondisi ekonomi keluarga. Karena itu, kerja sama lintas sektor menjadi kunci utama agar upaya kita memberikan dampak yang nyata,” ujar Amir.
Pemerintah pusat sebelumnya menargetkan angka stunting nasional turun menjadi 14 persen pada tahun 2024.
Baca Juga: Kisah Penjual Jalangkote Legend yang Sudah 29 Tahun Temani Mahasiswa FISIP UHO
Untuk mendukung hal tersebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari terus memperkuat berbagai program intervensi spesifik dan sensitif, seperti peningkatan akses gizi bagi ibu hamil, penyediaan air bersih, serta edukasi gizi keluarga.
