Baca Juga: Cerdas, Pembina PSAD Sultra Ungkap 4 Alasan Pemindahan IKN Harus Ditolak

Kemudian, besaran bantuan ini juga mengalami peningkatan dari sebelumnya, yang awalnya para Gapoktan hanya menerima sebanyak Rp 500 juta, kini menjadi Rp 1 miliar.

"Alhamdulillah, dananya bertambah, karena ada kenaikan pagu dari pusat, dan kami sudah realisasikan," imbuhnya.

Tak hanya itu, pihaknya juga mendapatkan bantuan DAK non fisik untuk  pengembangan Pekarangan Pangan Lestari (P2L) seperti sayur-sayuran kepada Kelompok Wanita Tani (KWT) di beberapa kecamatan.

"Ada 4 KWT penerima bantuan ini, ada KWT penumbuhan sebesar Rp 30 juta dan KWT pengembangan sebesar Rp 60 juta," jelasnya.