Baca juga: Ribut-Ribut di Parpol, Masih Adakah Edukasi Politik

Konawe Kepulauan tingkat partisipasi pemilih pada pemilihan sebelumnya 80,50 % naik pada Pemilu 2019 sebesar 88, 29 %, Konawe Selatan dari 74,00 % untuk pemilu sebelumnya dan naik 83,45 % pada Pemilu 2019, Konawe Utara 88,70 % naik menjadi 90,55 % pada Pemilu 2019, Muna 62,90 % naik menjadi  74,63 %, Wakatobi 78.50 % naik 71.77 %, Buton Utara 81.90 % naik 86, 80.

Sehingga secara kumulatif tingkat partisipasi di Provinsi Sulawesi Tenggara pada 17 kabupaten/kota naik dari pemilu sebelumnya sebesar 69,51 % naik menjadi 79,33 % pada Pemilu 2019.    

Jika melihat angka tersebut jelas sebuah apresiasi perlu diberikan pada kinerja penyelenggara pemilu di Sulawesi Tenggara. Namun semua itu terjadi dalam kondisi normal, bukan seperti saat ini dalam kondisi sangat tidak normal. Ini menjadi tugas berat buat penyelenggara pemilu untuk tetap meningkatkan partisipasi pemilih atau setidaknya mempertahankan angka partisipasi yang ada sebelumnya atau sekedar mencapai target nasional tingkat partisipasi 70 %.

Walaupun hasil penelitian tentang faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat partisipasi pemilih di Sulawesi Tenggara yang kami lakukan tahun 2016 menunjukkan bahwa, penentu tingginya tingkat partisipasi pemilih bukan semata-mata hanya kinerja penyelenggara pemilu, namun masih ada faktor lain yang mempengaruhi, yaitu faktor kesadaran politik, situasi, afiliasi partai dan organisasi, kinerja pemerintah dan pembangunan, vote buying dan faktor kandidat.