Baca Juga: Utang Indonesia Tembus Rp7.879 Triliun pada Maret 2023
Dian berpendapat, pemilu juga mempunyai potensi dampak terhadap investasi. Bercermin pada pemilu sebelumnya, laju investasi Indonesia sedikit terhambat dikarenakan sikap para investor yang cenderung menunggu atau 'wait and see'.
Hal tersebut, menurut Dian, bukan hal yang mustahil terjadi lagi pada Pemilu 2024. Dia menyampaikan bahwa pada semester I 2023, belum terlihat adanya moderasi pada sektor investasi. Namun menjelang kuartal III 2023, telah terlihat adanya moderasi pada pertumbuhan kredit dan simpanan.
“Ada banyak alasan yang jelas, salah satu alasan (moderasi investasi) yaitu memburuknya kinerja perdagangan dari sisi pendanaan hingga berkurangnya potensi pertumbuhan yang masuk ke pasar domestik,” jelas Dian.
Dian memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun ini akan mencapai 5,04 persen, kemudian akan mencapai 5,1 persen pada 2024.
