"Kenapa kuota kita hanya sedikit? Itu karena kemampuan anggaran kita untuk belanja pegawai minim, terlebih tahun ini kita akan menggelar Pilkada yang juga menyedot anggaran banyak," ujarnya.
Diketahui sebelumnya, terkait belanja pegawai Pemkab Kolaka Utara, Fraksi PKB dalam pandangan fraksinya yang disampaikan Ketua Fraksi PKB, Muh. Syair, menekankan pentingnya perampingan OPD dan efektivitas kinerja pegawai lingkup Pemkab Kolaka Utara.
"Perampingan OPD sebagai reformasi birokrasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan mengurangi biaya pelayanan," ujar Cai.
Sementara itu, Ketua Fraksi PDIP Nasir Banna turut menyampaikan pentingnya pemerintah daerah melakukan pengawasan ketat terhadap kinerja pegawai. Menurutnya, saat ini banyak pegawai hanya masuk kantor ceklok setelah itu pulang.
