Kata dia, lahan tersebut terletak di Desa Lanipa-nipa seluas 4 hektar. Lahan itu sangat strategis untuk lokasi pembangunan gedung kampus Intens.
"Kalau hibah lahan tersebut bisa terwujud, maka kami yakin kedepannya Intens Muhammadiyah akan menjadi ikon Kabupaten Kolaka Utara," bebernya.
Terkait hibah lahan, Pj Bupati Kolaka Utara, Parinringi, berjanji akan mengkaji terlebih dahulu dengan melibatkan pihak rektorat, Bagian Aset Daerah, Biro hukum, sekaligus meminta pendamping Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).
Baca Juga: BKKBN Sulawesi Tenggara Edukasi Pengasuhan Balita Cegah Stunting
"Kita akan kaji dulu. Kalau memang memungkinkan untuk kita hibahkan, kenapa tidak. Ini demi kemaslahatan masyarakat Kolaka Utara juga," tukasnya.
