"Ini bukti kehadiran Pemkab di tengah-tengah masyarakat untuk menangani masalah," kata Rusman.
Berdasarkan hasil sidak pasar 24 Desember lalu, hampir seluruh kebutuhan bahan pokok merangkak naik. Beras misalnya, naik sekitar 8 persen yang memicu kenaikan inflasi 0,9 persen dan angka kemiskinan 1,3 persen.
"Tantangan ini harus kita hadapi dengan terus meningkatkan produktivitas di sektor pangan," pintanya.
Dalam rangka peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pendayagunaan potensi lokal desa, Pemkab telah menelorkan Perbup Nomor 78 Tahun 2022 tentang Percepatan Pembangunan Ekonomi Berbasais Desa (Pakem Sisdesa) yang merupakan kolaborasi antara organisasi perangkat desa (OPD) perekonomian dengan pemerintah desa dalam membangun desa sesuai dengan potensi lokalnya.
Baca Juga: 20 Kasus Kekerasan Anak dan Perempuan Didominasi Pencabulan Tahun 2022 di Kabupaten Bombana
