Baca juga: 3 Tahun Tidak Ada Titik Temu, Komisi I DPRD Muna Fokus Tuntaskan Raperda LAT

"Jaringan perpipaannya dibangun oleh PUPR, setelah selesai diserahkan ke PDAM untuk dikelola," ujar pria yang akrab disapa Yayat itu.  

Yayat mengaku, dengan adanya tambahan jaringan pipa tersier itu, akan  mempermudah PDAM dalam melayani masyarakat yang bermohon melakukan penyambungan air bersih.

"Otomatis kecamatan yang dilalui pipa tersier, tidak kesulitan lagi untuk melakukan sambungan rumah (SR)," sebutnya.

Kondisi pipa di Kota Raha, khususnya di Kecamatan Batalaiworu sudah harus dilakukan pergantian. Karena dengan jumlah pelanggan yang besar, membuat tekanan air semakin menurun.