Secara teknis, Plt Kadis Kominfo dan Persandian Muna, Muhamad Haidar menerangkan, anggaran penanganan inflasi berada pada Dinas Sosial (Dinsos) berupa Bantuan Langsung Tunai (BLT) sebesar Rp 785 juta yang menyasar 1.500 tukang ojek, 117 pelaku UMKM dan 3.000 nelayan.
Kemudian, Dinas Peternakan sebesar Rp 200 juta buat pengadaan bibit ayam, Dinas Keluatan dan Perikanan sebesar Rp 325 juta untuk pencetakan tambak dan pengadaan ikan air tawar di Kecamatan Tongkuno, Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (DTPHP) sebesar Rp 1,9 miliar untuk pembersihan lahan pertanian, pembibitan jagung dan bawang merah, Dinas Ketahanan Pangan sebesar Rp 150 juta untuk pemanfaatan lahan pekarangan melalui bantuan bibit cabai, serta hibah pasar murah sebesar Rp 150 juta.
Baca Juga: Kasus Perdagangan Orang Diungkap Ada Anak di Bawah Umur
"Juknis penyalurannya sementara dibuat. InsyaAllah dalam waktu dekat sudah bisa tersalurkan," katanya.
Sementara itu, Plt Kadinsos Muna, La Ode Muamar Khadafi menjelaskan, pemberian BLT bagi nelayan, tukang ojek dan UMKM untuk dua bulan. Besarannya nelayan Rp 150 ribu, ojek Rp 200 ribu dan UMKM Rp 300 ribu.
