Selanjutnya desa wisata harus dapat berkolaborasi, di mana desa wisata jangan hanya bisa berkompetisi tapi berkolaborasi, Jadi desa wisata/limbo wisata produknya jangan sama dan masing-masing limbo dapat menonjolkan apa yang menjadi kekuataan utama.
Lebih lanjut diungkapkan, walaupun pada tahun 2023 ini Kota Baubau tidak masuk dalam nominasi 50 besar ADWI 2023, namun ke depan, Pemkot Baubau akan mempunyai event penghargaan untuk para limbo wisata yang akan digarap oleh Dinas Pariwisata yaitu anugerah limbo wisata.
Sehingga, dapat menstimulus limbo wisata untuk dapat mereposisi limbo wisata menjadi daya tarik wisata unggulan selain dari wisata andalan yakni pantai dan budaya juga dapat menjadi andalan dan unggulan dalam kebangkitan pariwisata Kota Baubau.
"Saya ingin menitipkan pesan kepada peserta bahwa fasilitas-fasilitas yang tidak murah ini tidak akan berguna jika tidak didukung dengan berkembangnya kreativitas dan kolaborasi bersatu yang mampu menggerakkan pembangunan kepariwisataan dalam hal ini liimbo wisata, oleh karena itu, manfaatkan kesempatan pelatihan ini dengan sebaik-baiknya," ucapnya.
Baca Juga: Angka Konsumsi di Kota Baubau Meningkat, Pelaku Usaha Harus Terapkan Standar Kesehatan
