Di samping itu, sebelumnya telah diberitakan bahwa Kementerian Pertanian melalui Badan Karantina Pertanian (Barantan) menggelar kegiatan gebyar ekspor serentak dilaksanakan melalui 33 pintu ekspor secara hybrid yang dipusatkan di Terminal Peti Kemas-Pelabuhan Soekarno Hatta, Makassar pada Kamis (30/12/ 2021).
Baca Juga: Plafon KUR Tahun 2022 Meningkat Jadi Rp 373,17 Triliun, Syarat Dipermudah
Dalam menyukseskan Gebyar Ekspor, Karantina Pertanian Kendari bersama Gubernur Ali Mazi dan Kapolda Sulawesi Tenggara, Irjen Pol. Drs. Teguh Pristiwanto, melakukan pelepasan ekspor komoditas pertanian sebanyak 18 ton milik CV Best Farmer Indonesia yang merupakan perusahaan asal Sultra, dengan nilai barang mencapai Rp 333.685.000 melalui pelabuhan Peti Kemas New Port Kendari.
Jumlah ini melengkapi jumlah ekspor secara nasional yang dilepas secara bersamaan di 34 pintu pengeluaran sebesar Rp 14,4 triliun.
Kepala Balai Karantina Pertanian Kendari, N. Prayatno Ginting mengatakan, dari sistem pencatatan informasi perkarantinaan Iqfast komoditas pertanian yang telah diekspor Sulawesi Tenggara tahun 2021 baik hewan maupun tumbuhan, mencapai Rp 4,9 miliar.
