KOLAKA UTARA, TELISIK.ID - Keputusan Pemerintah Kabupaten Wajo dan Kolaka Utara (Kolut) memberlakukan kebijakan pembatasan penumpang di Pelabuhan Bansalae Siwa, Wajo dan Tobaku, Kolut, berimbas pada menurunnya omzet pedagang di pelabuhan penyeberangan Tobaku.

Salah seorang pedagang di pelabuhan penyeberangan Tobaku, Ani (40), mengatakan, sejak diberlakukannya pembatasan penumpang, omzetnya menurun drastis.

"Dulu sebelum pembatasan penumpang, pendapatan bisa mencapai Rp50.000 sampai Rp100.000 perhari. Sekarang paling tinggi Rp20.000 perhari kadang juga hanya Rp10.000. Syukur kalau sopir mobil ramai ya bisa sampai Rp50.000 perhari," keluh Ani, Selasa (14/4/2020).

 Baca juga: Pilkada Serentak Digelar 9 Desember 2020

Tidak hanya itu, dampak pembatasan penumpang juga dirasakan pedagang asongan yang setiap hari berjualan di atas kapal.