Baca Juga: Akhir Pelarian Napi Kabur dari Rutan Unaaha, Tertangkap Usai Mencuri
"Saya juga bingung ketika saya bangun, pintu depan masih terkunci dengan kuncinya masih menggantung, tetapi pintu belakang terbuka. Pelaku keluar melalui pintu belakang karena hanya bisa dibuka dari dalam saja. Sungguh membingungkan," tambahnya.
Muliyati menduga bahwa pelaku pencurian adalah orang terdekatnya. Seorang pria yang akrab dengan mereka, yang akan disebut sebagai W, sering datang ke rumah dan dianggap seperti anak sendiri oleh Hj Muliyati. Pria tersebut memiliki satu kunci pintu depan dan sering bercanda bahwa dia akan mencuri TV tersebut.
"Memang si W ini sering datang ke rumah. Dia datang untuk makan dan saya sering memberinya uang rokok karena saya merasa kasihan padanya yang tidak memiliki pekerjaan. Dia sering bercanda bahwa suatu hari dia akan mencuri TV ini karena tidak ada yang menonton. Meskipun ada beberapa orang yang melihat dia masuk ke rumah, tapi saya tidak tahu pasti. Setelah makan, saya langsung pergi ke kamar dan setelah salat Isya, saya langsung tidur," jelasnya.
Novela, putri Hj Muliyati, juga merasa sedih mendengar berita pencurian ini. Ia khawatir terjadi hal yang tidak diinginkan kepada ibunya.
