Baca juga: Kartini dan Kesetaraan Gender

Pendidik pada dasarnya sama dengan seorang petani padi. Ia akan merawat dan menuntun tumbuh kembangnya padi. Tapi seorang petani padi tidak akan bisa mengubah padi itu menjadi jagung.

Dilanjutkan dengan Albert Einstein, bahwa setiap anak adalah jenius, tetapi bila seorang pendidik menilai ikan dari cara ia memanjat pohon. Ikan itu akan merasa bodoh seumur hidupnya.

Hal ini juga yang perlu dihapuskan dalam prespektif pendidik terhadap siswa atau mahasiswa. Setiap anak terlahir dan berkembang dilingkungan keluarga dengan bentuk karakter yang berbeda-beda. Bila karakter terbelenggu oleh sistem dalam ruang proses pendidikan, maka dapat melemahkan karakter seorang anak untuk tumbuh dan berkembang.

Pengembangan karakter juga ditambahkan oleh Tokoh Pendidikan Nasional Indonesia, yang mengartikan bahwa pendidikan merupakan juga proses pembudayaan. Pendidikan memanglah harus sejalan dengan proses pembudayaan.