SAN FRANCISCO, TELISIK.ID - Tiap makhluk hidup di muka bumi tak ada yang abadi, termasuk manusia, memiliki masa waktu yang telah digariskan oleh Tuhan. Baru-baru ini, peneliti mengklaim telah menemukan obat anti penuaan yang nantinya melindungi sel-sel yang ada di tubuh.

Melansir Liputan6.com, para peneliti dari Mayo Clinic mengatakan bahwa obat senolitik dapat meningkatkan salah satu protein kunci yang ada dalam tubuh yang dapat melindungi orang tua dari aspek penuaan dan berbagai pernyakit.

Peneliti awalnya memandang sel-sel tua sebagai hal yang benar-benar merugikan. Seiring bertambahnya usia, sel-sel tua itu memiliki karakteristik sel tua dan usang, termasuk ketidakmampuan untuk membuat sel baru. 

Sel ini beraksi di jaringan paru-paru, serta organ lainnya seperti usus kecil, usus besar dan kulit yang berfungsi sebagai penghalang dalam tubuh. Ketika mereka menggunakan obat yang disebut senolitik untuk membunuh sel-sel ini, luka pada jaringan paru-paru sembuh lebih lambat.

"Sel senescent dapat menempati ceruk dengan posisi istimewa sebagai 'penjaga' yang memantau jaringan untuk cedera dan merespons dengan merangsang sel induk terdekat untuk tumbuh dan memulai perbaikan," kata Tien Peng, MD, profesor paru, perawatan kritis, alergi, dan obat tidur.