"Studi kami menunjukkan bahwa senolitik dapat mempengaruhi perbaikan normal, tetapi mereka juga memiliki potensi untuk menargetkan penyakit di mana sel-sel tua mendorong perilaku sel induk patologis," tutur Peng.

Baca Juga: Friends With Benefit, Penjelasan hingga Dampaknya Menurut Seksolog

Salah satu tantangan utama untuk mempelajari sel-sel tua adalah bahwa biomarker penuaan (seperti gen p16) seringkali cukup jarang, sehingga sulit untuk mendeteksi sel.

Pada percobaan awal, peneliti mengekstrak sel (fibroblas) ke dalam cawan kultur, memungkinkan untuk tumbuh dan menghasilkan sel yang cukup untuk bereksperimen, kemudian menekankan sel dengan bahan kimia yang menyebabkan mereka menjadi tua.

Namun, pada organisme hidup, sel berinteraksi dengan jaringan di sekitarnya, sehingga mempengaruhi aktivitas gen sel. Ini berarti bahwa karakteristik sel yang tumbuh terisolasi di piring kaca bisa sangat berbeda dari sel di lingkungan alaminya. (C)