Baca Juga: Pengacara Bongkar Foto Luka di Seluruh Tubuh Brigadir J, Diduga Dibunuh Secara Berencana

"Kemudian di tangan ada semacam bolong, menurut teman-teman itu diperkirakan bukan akibat senjata tapi entah apalah penyebabnya tapi ada bolongan, kemudian sampai jarinya patah semua," katanya.

Selanjutnya, Kamaruddin menyayangkan tindakan terhadap Brigadir Yoshua tersebut. Baginya, tindakan itu terlalu kejam untuk dilakukan oleh orang yang normal.

"Oleh karena itu saya sangat yakin betul bahwa ini adalah ulah psikopat, atau penyiksaan. Oleh karena itu kita menolak cara-cara seperti ini di negara Pancasila. Karena di Indonesia ini sangat banyak polisi yang masih baik, sangat banyak, kita harus lindungi," katanya. (C)

Penulis: Ibnu Sina Ali Hakim