MAKASSAR, TELISIK.ID – Jaksa Anastasya Aprilian, yang akrab disapa Tasya, mengungkapkan pengalamannya setelah wajahnya digunakan dalam video asusila yang beredar di media sosial.
Tasya menjadi korban teknologi deepfake porn, yang semakin marak terjadi di berbagai negara, termasuk Indonesia.
Tasya saat ini bertugas di Sekretariat Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Selatan, setelah sebelumnya ditempatkan di Kejaksaan Negeri (Kejari) Maros.
Kasus ini pertama kali diketahui Tasya setelah mendapat informasi dari tunangannya.
“Saya tahu ini informasinya dari calon saya. Calon saya bilang, ada video beredar tapi beda, bukan kamu sama yang di foto,” kata Tasya, seperti dikutip dari Herald Sulsel, Minggu (30/3/2025).
