Baca juga: Tiga Atsar Ramadan: Refleksi di Bulan Syawal

Ditegaskan oleh Ibnu Qayyim al-Jauziyyah bahwa terganggunya kesehatan jiwa seseorang disebabkan di dalam organ tubuh manusia telah terjadi pengkhianatan yang menyebabkan seluruh modal kebaikan yang dimilikinya menjadi hilang atau habis.

Oleh karena itu, diperlukan muhasabah agar jika seseorang rugi, ia akan segera lari dari kerugian tersebut dengan tidak mengulanginya lagi sekaligus melakukan penjagaan dan pemantapan terhadap dirinya.

Munculnya gangguan jiwa atau gangguan mental pada manusia disebabkan karena kosongnya hati atau jiwa mengenal, kecintaan dan kerinduan kepada Allah SWT. Sehingga ketika jiwanya kering dan nilai-nilai spiritual, maka akan mudah dikuasai hawa nafsu sehingga hati menjadi sakit atau mati.

Hawa nafsu mengajak kepada sikap durhaka dan mendahulukan kehidupan duniawi, sedangkan Allah SWT mengajak hamba-Nya agar takut kepadanya dan menahan diri dari keinginan hawa nafsu.