Saat ditanya apakah KM Lambelu steril atau tidak  dari virus sebab masa inkubasi empat penumpang terjadi di dalam kapal, Capt Ahmad Sadikin menegaskan, bila saat penumpang turun di pelabuhan tujuan, maka kapal langsung dibersihkan sesuai dengan SOP yang ada sesuai dengan aturan Menteri Kesehatan.

"Kami pastikan terus menjaga kebersihan kapal sesuai SOP Kementerian Kesehatan terkait keamanan moda transportasi agar terus berjalan. Olehnya, masyarakat tak perlu panik," katanya.

Baca juga: Catat, Ini Syarat Pemda Tetapkan Status Darurat COVID-19 di Daerah

Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Kelas I Baubau, Pradigdo menegaskan bila KM Lambelu dari Nunukan berangkat pada 3 April, bukan tanggal 28 Maret menuju Baubau.

"Jelas ya, tanggal 28 Maret itu sudah berakhir di Nunukan pada rute pertama, seluruh penumpang turun. Kapal lalu putar lagi tapi tak singgah di Baubau," katanya.