"Pak Bahri harus waspada dengan oknum-oknum pejabat. Mereka itu yang ikut menolak, untuk menutupi masalah di pemerintahan," terangnya.

Sekretaris DPD II Golkar Muna Barat itu mengaku, penunjukan Bahri sangat tepat. Menurutnya, Bahri hadir tanpa kelompok, sehingga dinilai mampu membenahi daerah mulai dari pembangunan infrastruktur, birokrasi, dan meningkatkan perekonomian masyarakat.

Baca Juga: Tim Terpadu Bahas Hal Teknis dan Strategi Cekal Keluar Masuk Hewan di Manggarai

"Bukan rahasia umum lagi, tujuh tahun terakhir, Muna Barat hanya dikuasai kelompok yang dekat dengan kekuasaan yang hanya memperkaya diri sendiri, sedangkan masyarakat terjepit," bebernya.

Agus yang juga merupakan bagian dari tokoh pembentukan Muna Barat berpesan kepada Bahri untuk menata kembali birokrasi yang ada saat ini.