Dilansir dari Kompas.com, panic attack juga dapat disebabkan oleh kondisi lain, sepertI: masalah kesehatan seperti tiroid yang terlalu aktif (hipertiroidisme), atau masalah jantung atau pernapasan. Depresi atau gangguan suasana hati lainnya. Konsumsi alkohol berat.

Menggunakan terlalu banyak nikotin atau kafein. Mengonsumsi obat-obatan tertentu, seperti yang digunakan untuk mengobati asma dan masalah jantung.

Penggunaan obat. Hidup dengan tingkat stres tinggi untuk waktu yang lama.

Jika Anda mengalami serangan panik secara berulang atau mengalami kesulitan mengelolanya sendiri, sebaiknya berkonsultasi dengan profesional kesehatan mental untuk evaluasi lebih lanjut dan perencanaan intervensi yang sesuai. Serangan panik dapat diatasi, dan banyak orang mendapatkan bantuan yang signifikan melalui pendekatan berbasis bukti.

Baca Juga: Penderita Diabetes Perlu Hindari Sayuran Ini