Bedanya, jika dahulu kontrol dilakukan melalui kebijakan negara, kini pengaruh tersebut hadir melalui algoritma media sosial, influencer, dan tren digital.

Fitri juga mengingatkan bahwa romantisasi kehidupan domestik dapat memengaruhi kondisi psikologis perempuan.

Tidak sedikit perempuan yang akhirnya merasa bersalah ketika mengejar karier atau takut dianggap terlalu ambisius karena khawatir dicap tidak feminin.

Baca Juga: Penuh Haru, Deretan Artis Indonesia Jalani Ibadah Haji 2026 di Tanah Suci

Padahal, menurutnya, ambisi bukanlah ancaman bagi keluarga maupun masyarakat. Ambisi merupakan dorongan yang memungkinkan seseorang berkembang, berkontribusi, dan mencapai potensi terbaik dalam hidupnya.