Karena itu, Fitri mendorong hadirnya narasi yang lebih sehat mengenai perempuan dan ambisi. Perempuan, kata dia, seharusnya memiliki kebebasan menentukan pilihan hidupnya sendiri, baik sebagai ibu rumah tangga maupun perempuan karier, tanpa tekanan sosial dan tanpa rasa bersalah.
Fenomena ini menjadi pengingat bahwa masyarakat perlu lebih kritis dalam menyikapi berbagai tren di media sosial, terutama yang secara tidak langsung dapat membatasi pilihan dan ruang gerak perempuan dalam kehidupan sosial maupun profesional. (C)
Penulis: Erni Yanti
Editor: Kardin
