Dilansir dari Merdeka.com, Muthlaq artinya umum tanpa terkait waktu, hendaklah memperbanyak takbir kapan dan dimana saja, kecuali di tempat-tempat yang terlarang melafazkan zikir, yaitu di WC dan yang semisalnya. Takbir muthlaq Idul Adha dimulai sejak awal Dzulhijjah sampai akhir hari Tasyriq, adapun Idul Fitri dimulai sejak terbenam matahari di akhir Ramadan sampai selesai khutbah Idul Fitri.
Muqoyyad artinya terkait dengan salat lima waktu, yaitu bertakbir setiap selesai salat lima waktu, dimulai sejak ba’da subuh hari Arafah sampai ba’da ashar di akhir hari Tasyriq. Adapun takbir Idul Fitri tidak disyari’atkan takbir muqoyyad setiap selesai salat lima waktu.
Disunnahkan mengeraskan takbir bagi laki-laki dan dipelankan bagi wanita, dan disunnahkan bertakbir di perjalanan ketika menuju salat id.
Baca juga: Ini Panduan Salat Idul Fitri di Rumah
3. Disunnahkan mandi sebelum berangkat salat
